YouTube : A Day In Waduk Tandon
jangan lupa subscribe yaaa
Waduk Tandon yang terletak di Pare, Selogiri, Wonogiri, bagaikan cermin alam yang memantulkan keindahan desa sekitarnya. Seperti sang permaisuri yang menyelimuti tubuhnya dengan selendang air, waduk ini menghampar tenang di tengah lembah hijau. Tak hanya sebagai penampung air, ia menjadi saksi bisu akan kehidupan yang mengalir di sekelilingnya, dari pagi yang sejuk hingga senja yang mengguratkan langit dengan warna jingga.
Dari kejauhan, Waduk Tandon terlihat seperti perisai raksasa yang melindungi desa dari terik matahari. Airnya yang tenang seakan-akan menyimpan misteri di dalamnya, seolah memanggil siapa saja yang berani menyelami kedalamannya. Bebatuan di sekitarnya tampak seperti pasukan penjaga, berdiri teguh menjaga waduk dari segala cuaca yang menerjang.
Pepohonan rindang yang tumbuh di sekitar waduk bak payung raksasa yang melindungi setiap makhluk di bawahnya dari teriknya sinar matahari. Suara gemericik air yang mengalir dari aliran sungai kecil menuju waduk terdengar bagaikan melodi alam yang harmonis, mengiringi nyanyian burung-burung yang beterbangan di langit biru. Keheningan yang terasa seolah membawa ketenangan bagi siapa saja yang berkunjung.Selain menjadi sumber kehidupan bagi para petani, Waduk Tandon juga menjadi oase bagi mereka yang mencari ketenangan. Seperti seorang ibu yang merengkuh anak-anaknya, waduk ini menyediakan kehangatan bagi mereka yang letih setelah bekerja seharian. Ia memberikan air untuk mengairi sawah dan ladang, dan di saat yang sama menjadi tempat istirahat bagi jiwa-jiwa yang ingin merasakan kedamaian.
Waduk ini bukan hanya sekedar penampung air, tapi juga penampung cerita. Setiap aliran airnya bagaikan kisah yang tak pernah berhenti mengalir. Kehadirannya tak hanya bermanfaat secara fungsional, tapi juga menyatu dengan budaya dan kehidupan masyarakat sekitarnya, menjadikan Waduk Tandon sebagai simbol kekuatan alam dan ketenangan yang abadi
Komentar
Posting Komentar